Sunday, September 24, 2017

Pada hari Rabu, 21 Desember 2016 bertempat di Gedung Negara Jl.Siliwangi Cirebon, STTC bekerjasama dengan UNPAR Bandung dan Komunitas Pusaka Cirebon (KENDI PERTULA) menyelenggarakan diskusi umum mengenai pendokumentasian bangunan cagar budaya Cirebon. Acara yang sekaligus sebagai moment serah terima hasil dokumentasi ini dihadiri oleh para pemangku kepentingan baik dari Keraton Kasepuhan, Pemerintah Daerah, Dosen, Mahasiswa, dan juga masyarakat umum khususnya pemerhati bangunan cagar budaya Cirebon.

Turut hadir memberikan sambutan diantaranya adalah Iwan Purnama, S.T., M.T. (Puket I STTC), DR. Drs. H. Endjang Naffandy, M.Si. (BAPPEDA Kota Cirebon), Drs. R. Agus Setiadiningrat, M.M., M.Pd. (DISPORBUDPAR Kota Cirebon), PRA. Arief Natadiningrat, S.E. (Sultan Sepuh XIV Kesultanan Cirebon), Drs. H. Asep Dedi, M.Si. (SEKDA Kota Cirebon), Mustaqim Asteja (KENDI PERTULA), Farhatul Mutia, S.T., M.T. (Ketua LPPM STTC), DR. Ir. Alwin S. Sombu, M.T. (UNPAR Bandung), DR. Ir. Kamal A. Arif, M.Eng. (UNPAR Bandung), Karma Sulaeman, S.P., M.Si. (Sekretaris BKPP wilayah III Jawa Barat).

Dalam sambutannya, PRA. Arif Natadiningrat, S.E. mengatakan bahwa Cirebon merupakan kota dengan konsep metropolitan budaya, oleh karenanya pendokumentasian & pelestarian bangunan cagar budaya menjadi hal yang sangat penting untuk diperhatikan. Terkait arsitektur, Cirebon adalah pemersatu konsep - konsep arsitektur timur tengah, tiongkok, eropa, dan arsitektur lokal sehingga menjadi keunikan tersendiri, keindahannya dibuktikan dengan banyaknya daerah atau kerajaan lain yang menjadikan bangunan cagar budaya di Cirebon sebagai arsitektur panutan.

Berikut adalah beberapa dokumentasi hasil kegiatan tersebut :